3 Prinsip Sukses di Usia Muda


Sukses di Usia Muda
Sukses di Usia Muda

Bagaimana cara melewati masa-masa muda di usia 20an?

Apa yang harus dilakukan saat usia 20an?

Bagaimana menjadi anak muda yang berhasil?

Untuk sukses menggapai impian, ada 3 prinsip yang sebaiknya kita selalu berpegang teguh, yaitu :

1. Positive

Ini adalah modal dasar yang paling utama.

Sikap pertama kali yang harus ditanamkan dan dibangun adalah yakin pasti bisa!

Bukankah Allah SWT sendiri yang bilang bahwa Aku adalah seperti apa yang hamba-Ku sangkakan kepada-Ku.

Jadi semua tergantung dan berawal dari pikiran kita.

Niat yang positif akan membuat kita lebih mudah memvisualisasikan impian kita.

Dalam hal memvisualisasikan impian, misalnya kita ingin kuliah di Perancis.

Coba cari gambar kota Perancis lalu tempelkan gambarnya di dinding kamar kita.

Setiap bangun tidur, setiap hari, kita akan selalu ingat akan visi kita, tujuan kita, dan impian kita.

2. Persistence

Terus menerus berusaha dan jangan menyerah.

Dibalik kesuksesan seseorang, ada banyak kegagalan-kegagalan yang dialami.

Jika harus mengalami kegagalan/kerugian, lebih baik rugi dan gagal selagi kita masih muda, daripada rugi dan gagal saat kita sudah tua.

Mungkin kita pernah merasakan depresi dan putus asa.

Memang berat, tapi balik lagi ke tujuan awal, kita mau jadi manusia biasa saja apa mau jadi manusia yang bermanfaat buat orang banyak?

Kalau gagal, coba lagi. Gagal, coba lagi, gagal, coba lagi!

3. Pray

Dan dibalik semua usaha kita, kita harus melibatkan ‘Tangan Tuhan’.

Kita harus menjadi jagoan. Misalnya: jagoan sedekah, jagoan sholat dhuha, jagoan sholat tahajjud, dan kuat di restu orang tua.

Ketika kita punya amalan sunnah yang kita rutinkan, InsyaAllah kita akan semakin mudah menemukan jalan-jalan kecemerlangan.

Waktu kita sekolah, biasanya kita hebat dipelajaran tertentu, tapi nilai merah di pelajaran lain.

Nah, fokuslah pada apa yang menjadi kekuatan kita, nilai lebih kita, value kita.

Setiap orang punya value nya masing-masing.

Maka dari itu, fokuslah kepada value kita.

Jadilah spesialis, bukan generalis.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *